Berawal dari kekhawatiran terhadap data Badan Pusat Statistik (BPS), yang mencatatkan jumlah pengangguran terbuka pada Agustus 2019. Berjumlah 7,05 juta orang, meningkat dari Agustus 2018 yang hanya 7 juta orang. Dari jumlah tersebut, tingkat pengangguran terbuka (TPT) didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sebesar 10,42 persen atau sebanyak 700,500 orang. Padahal, lulusan SMK adalah orang yang dipersiapkan untuk langsung diserap sebagai tenaga kerja.

Sekolahmu sebagai platform blended learning untuk beragam program belajar, merasa memiliki komitmen dan tanggung jawab dalam upaya menyiapkan para pelajar. Khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar memiliki daya saing di dunia kerja. Atas dasar tersebut, Sekolahmu berinisiatif menyelenggarakan kegiatan diskusi Bincang Karier Vol. 2 yang dirancang khusus untuk pelajar SMK agar dapat menjawab kebutuhan dunia kerja saat ini. Setelah sebelumnya menyelenggarakan Bincang Karier Vol. 1 yang melibatkan pelajar SMA sebagai peserta.

Bincang Karier Vol. 2 dirancang untuk pelajar SMK

Bincang Karier merupakan salah satu kegiatan yang diinisiasi oleh Sekolahmu. Dalam upaya memberikan akses program belajar dan interaksi langsung dengan perwakilan dunia industri kepada para pelajar. Dalam tahap persiapan memasuki dunia kerja atau keinginan untuk eksplorasi karir.

Bincang Karier dilaksanakan pada hari Sabtu, 15 Februari 2020 di Sekolahmu HQ. Dengan mengangkat tema “Dunia Kerja Butuh Apa dari SMK?” dengan menghadirkan para pembicara dari 2 jenis industri yang berbeda, antara lain: Amelia Candra, HRD Coordinator PT. Aisin Indonesia (Astra Group) dan Fransiska Oetami, Co-founder & CEO Clevio Coder Camp. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pelajar dari SMK Negeri dan Swasta. Bahkan diantara peserta ada juga yang merupakan pelajar SMA dan Homeschooling.


Rekomendasi program belajar:


Bertanya melalui aplikasi Sekolahmu

Proses diskusi terlaksana dengan lancar, peserta dengan seksama mendengarkan seluruh pemaparan materi yang disampaikan oleh kedua pembicara. Dimulai dari Amelia Candra yang mewakili penilaian seorang HRD, menjelaskan tips dan strategi agar dilirik oleh pihak industri. Serta Fransiska Oetami yang menjelaskan peluang karir di masa depan dan pengalamannya dalam memberdayakan lulusan SMK. Untuk melatih para guru dalam bidang koding. Kegiatan juga diwarnai dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan seluruh peserta melalui aplikasi Sekolahmu, yang dijawab langsung oleh pembicara.

Radinka Qiera, COO Sekolahmu, yang turut membuka acara, mengapresiasi semangat seluruh peserta yang hadir. Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian partisipasi Sekolahmu dalam upaya memfasilitasi pelajar SMK. Agar memiliki wawasan mumpuni untuk siap memenuhi kebutuhan dunia kerja.

Sekolahmu bagikan beasiswa senilai jutaan rupiah

Bukti komitmen bukan hanya ditunjukkan melalui pelaksanaan bincang karier Vol. 2, namun juga pada akhir kegiatan, terdapat beasiswa belajar senilai jutaan rupiah yang dibagikan kepada seluruh peserta. Beasiswa diberikan dalam bentuk voucher potongan harga yang dapat digunakan pada seluruh program belajar yang tersedia di platform belajar Sekolahmu.

Melalui kerjasama Sekolahmu dengan dunia industri telah membuka ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran. Disertai dengan bimbingan langsung oleh mentor perwakilan industri terkait. Sekolahmu optimis, melalui platform ini nantinya akan meningkatkan peluang kesempatan kerja kepada pelajar SMK. Melalui beragam program eksplorasi karir dan magang dari perusahaan mitra.

Lihat Juga: Program Kariermu, Ilmuwan Muda dari Nano Center Indonesia